Siang Kawan! :)
Saya terlahir sebagai Darah Jawa dengan keinginan untuk menjelajah Jawa, namun karena minim informasi dan tentunya... ehem... ongkos perjalanan maka tidak banyak tempat yang bisa saya jelajahi, iseng-iseng stalk, ternyata Denis Permana, sang Wakil Ketua BEM FEUI 2012 pernah mempublikasikan jalan-jalan yang dia rencanakan untuk para Pengurus Intinya, dan ini merupakan hasil eksplorasi dia
Day 1
Jogjakarta
1. Ullen Sentalu
Museum Ullen Sentalu terletak di daerah Kaliurang Atas Yogyakarta. Nama "Ullen Sentalu" merupakan singkatan sebuah petuah yang cukup terkenal dalam bahasa Jawa "ulating blencong sejatine tatarane lumaku"—yang dapat diartikan "pelita kehidupan". Museum Ullen Sentalu memang didirikan agar bisa menjadi “pelita" agar masyarakat Jawa tak melupakan sejarahnya yang kaya. Museum ini sebenarnya sudah didirikan sejak tahun 1980, namun baru dibuka untuk umum pada tahun 1997. Sebelumnya hanya keluarga keraton yang boleh masuk ke Ullen Sentalu.
Bangunan museum ini didirikan di atas lahan 1,7 hektar dan letaknya di atas bukit. Jika hendak berkunjung ke sini Anda tidak boleh malu bertanya di jalan karena penanda jalan menuju Museum Ullen Sentalu sangat minim. Biaya masuk yang harus Anda keluarkan memang lumayan besar dibanding museum pada umumnya, Rp25.000,00 untuk umum, Rp15.000,00 untuk pelajar, dan Rp50.000,00 untuk orang asing, tapi semuanya akan terbayar begitu Anda berkeliling Museum Ullen Sentalu ini.
2. Tamansari
Istana Air Taman Sari adalah suatu kompleks istana yang sebenarnya terdiri dari beberapa bangunan (tidak semua bangunan ini berada di dalam air) dan lokasinya masih di dalam lingkun Keraton Ngayogyakarta. Dalam bahasa Inggris lebih dikenal den nama "Perfume Garden" atau "Fragrant Garden", karena banyak bunga yang berbau harum ditanam di lingkun taman ini.