Tampilkan postingan dengan label #Ngigalau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Ngigalau. Tampilkan semua postingan

|| 2025 - Mei - 4 || Jadi Gimana Pilihanmu Mas? -17.28, 3 Mei 2025

 Pk 02.12, 4 Mei 2025
“Jadi Gimana Pilihanmu Mas? -17.28, 3 Mei 2025”




 || Plafon Putih - Dinding Cokelat Pemerintahan ||

Sudah sekitar beberapa hari ini atau dapat dikatakan 2 minggu saya selalu suka mengamati hal-hal detil yang ada di sekeliling. Bahkan untuk urusan plafon di lorong luar ruang kerja ini, lorong yang sama sekali tidak pernah saya bayangkan sebelumnya ada di titik ini. Plafon putih dengan dinding cokelat dengan aroma khas pekerjaan rutinitas yang dikerjakan berhari-hari oleh orang-orang yang ada di dalam ruangan. Dulu, saat masih tinggal di asrama Yon Zikon 13, pernah sekali mengurus perihal dokumen penduduk di salah satu kantor kelurahan dan berkali-kali mengamati bagaimana pola bekerja di sektor pemerintahan.

Ketika pikiran sedang berada pada titik kerumitan tertinggi, seringkali jalan keluarnya adalah mencoba keluar dari pola berpikir yang sedang dijalankan dan memotong dengan hal lain secara detil untuk mendapatkan “AHA Moment!”. Tapi seringkali “AHA Moment” tersebut menjembatani kilasan-kilasan kenangan dan keputusan masa lalu yang pernah diambil.

Yang dulunya sering memerhatikan orang-orang berseragam cokelat berada di depan Gedung pemerintahan dengan isi hati bertanya-tanya tentang
apa yang mereka kerjakan, kenapa mereka bisa begitu, dan sebagainya namun saat ini ada di dalam lingkaran itu untuk memotret keping demi keping kejadian harian.

Beberapa kali dan hari lalu, perasaan itu muncul kembali, “Kenapa ada di titik ini? Saat ini.”

|| 2019 - Februari - 12 || #Ngigalau, Kepribadian Ganda


Pk 15.24, 12 Februari 2019
Kepribadian Ganda




  


|| Sapaan Kekaguman ||
Pada suatu sore, ada percakapan yang mengusik telinga gw,
“…Gila… itu meja siapa? Rapih & tertata banget, klo gw mindahin sedikit aja pola barang-barang di meja itu pasti pemiliknya tau ya…”, ungkap seorang perempuan muda ceria kepada teman lelakinya, di suatu ruang tua. Si lelaki tersenyum lebar dan berujar ke saya,”Pak.. diomongin itu meja punya Bapak…”, dan disahut oleh si perempuan muda, “oh, itu punya Mas Singgih ya, keren banget rapih begitu, aku mau tu belajar bisa kaya gitu,” dan gw pun membalas senyuman mereka berdua dengan secukupnya.

Dalam beberapa hal, gw pun mengagumi “keanehan” dalam diri gw terhadap hal itu, agar segalanya bisa perfeksionis dan konsekuensinya adalah attention to detail gw termasuk golongan orang-orang yang istiqomah. Ini kadang membebani gw sebenarnya, bahwa tipe orang kaya gw sulit buat ngelangkahin sesuatu yang langkah sebelumnya belum comply. Tapi tipe kaya gini biasanya disukain sama gaya kantoran yang tugasnya menyelidik dan mengungkap karena tipe perfeksionis ini sulit banget dilawan ketika ada hal-hal yang menurut dia (dan ataupun memang tidak seharusnya) kurang pas.

Kalau diurut dari juntrungannya pun ga ada background kerapihan dan kesempurnaan dalam diri keluarga gw, wabil khusus ayah-ibu gw, rumah berantakan banget, hahaha… dan disaat itulah gw “tergoda” untuk merapihkannya bahkan hingga harus simetris. Kan gila!


|| 2017 - Maret - 12 || #Ngigalau, Keinginan S2 Muncul Kembali

Pk 10.15, 12 Maret 2017
Keinginan S2 Muncul Kembali






“…Singgih, kalau kamu ada rezeki, baiknya kamu langsung lanjut S2 saja, tapi kamu juga harus melihat kepentingan orang tua, kalau kamu mau kerja dulu lalu lanjut kuliah itu lebih baik karena ketika kamu kuliah S2 maka sudah memahami bagaimana knwledge tools itu bisa dimaksimalkan. Kalau saya dulu setelah kuliah S1, menimbang keadaan orang tua yang masih mampu & akan pensiun maka saya nembak saja langsung lanjut ke S2 di Universitas Wollongong, Australia…” (nasihat bijak Ibu Amilia Yasmi, HRBP Alstom Grid Indonesia di tengah antusiasme mengerjakan Proyek Magang, November 2013).

“…Pokoknya niatan & target saya adalah membuat Singgih melanjutkan sekolahnya S2, biar jadi akademisi, kalau perlu bisa jadi asisten dosen di Kelas Internasional FEUI dulu…” (pernyataan Bapak Harryadin Mahardika di depan teman 1 tim proyek pasca shalat Ashar, di musholla FKUI, pasca selesainya proyek Dewan Guru Besar UI, Desember 2013).

“…Gih, lw kenapa ga apply S2 aja? Coba aja dulu, kan pas lulus dapet ini itu pas kemarin, organisasi juga cukup lah, surat rekomendasi juga bisa lah dari departemen lw, LPDP lagi bukaan terus itu. bisa deh, Apply gih…” (kata Bang Akbar Nikmatullah Dachlan di depan Toko Buku Leksika Gd. PPIM FEUI, Mei 2014).

“…Apalagi ini yang kanda satu ini tunggu, coba aja diambil dulu tawaran Bang Adin, ikut seleksi dulu aja kanda. Siapa tau nanti jadi Asdos di KI FEUI, wawancaranya cas cis cus, bisa lah sesuai pengalaman, nanti jadi bekal buat S2…” (dorong Muhammad Fadli Hanafi pas makan siang di Kafe samping Toko Buku Leksika Gd. PPIM FEUI, Juni 2014).

“…Gih, gaya bahasa lw itu unik ya, Gih, Hahaha… Lw ga mau lanjut S2? Coba aja Gih ke luar, kalo gw alhamdulillah masih ada dana dari orang tua jadi bisa langsung kejar ambisi (canda Mekhdi Ibrahim Johan, 1 mobil pas proyek Unlimited Insights & Co, Agustus 2014).



|| Kesadaran akan Ketidakjelasan ||
3 pernyataan diatas muncul disaat saya belum mampu melihat masa depan dengan jelas. Hal tersebut wajar sebab saya pun belum bisa memutuskan kemana langkah pasca kelulusan, ingin mengejar ketertinggalan karier dibandingkan teman-teman seperjuangan seperkonyolan seorganisasi dulu atau sekedar memenuhi ekspektasi orang-orang disekitar yag mana saya belum ada ambisi untuk S2. Bagaimana ingin S2 sedangkan saat S1 saja pikiran saya sibuk kesana kemari menjustifikasi diri secara inferior untuk mampu menyerap pengetahuan yang ditawarkan dosen terbaik di fakultas terbaik ini. Memilukan sebenarnya.

|| 2014 - Oktober - 4 || Komunikasi terhadap Perempuan ala Unlimited Insights Co.

Pk 20.22, 4 Oktober 2014
Komunikasi terhadap Perempuan ala Unlimited Insights Co.






|| Ya.. Ya.. Ya.. Tertawalah… ||
Hahaha…
Hahahaha…
Bahahahahaha…

Ruang kantor berukuran 15*5 meter yang saya tempati sedari bulan Maret 2014 tersebut mendadak riuh sekali dengan tawa dari 4 rekan kerja. Apa boleh buat, saya hanya bisa menghela nafas panjang, tersenyum seadanya, dan menatap kosong ke layar laptop. Tersebutlah nama-nama yang tidak asing di jagat dunia perasaan.

(Bp.) Harryadin Mahardika (Ph.D.) adalah dosen sekaligus mentor saya dalam uruan akademik hingga strategi menghadapi perempuan. Saya sungkem dengan beliau atas jasa-jasanya yang tanpanya maka saya tidak akan dapat keluar dari gerbang kampus FEUI. Beliau juga merupakan CEO & Co-Founder Konsultan Unlimited Insights. Untuk urusan percintaan hingga membangun rumah tangga, beliau banyak sharing semasa di kampus dulu (cerita mengenai beliau dimarahi oleh pacarnya karena modal-beasiswa yang rugi untuk bisnis warnetnya menginspirasi saya,), terlebih ketika membina keluarga di Australia selama beberapa tahun bersama istri & anak untuk mendapatkan gelar doktornya.

Mekhdi Ibrahim Johan. Pembawaannya kalem. Awal bertemu saya tidak menduga bahwa dia merupakan anak KKI FEUI. Terlebih topik yang sering dijadikan bahan perbincangan kami kalau dalam 1 mobil. Dimulai dari tema politik, bisnis, agama, hingga wanita. Untuk urusan perempuan, sejatinya saya ragu dengan kemampuannya, Hahaha… Tidak-tidak, bercanda. Dalam waktu dekat ini Mekhdi akan menjadi adik ipar artis David Chalik.

Fadli Umam. Saya bingung sekali dengan ini makhluk. Urusan percintaannya saja masih bernafas pendek namun dialah yang tertawanya paling keras diantara yang lain saat membincangkan keluguan saya dalam urusan perasaan. Saat ini dia pun sedang mencoba PDKT dengan salah 1 anak FEUI yang (sejujurnya) saya ragu akan jadi :D Kalau saja Umam mendapatkan pekerjaan sebagai seorang sales maka nampaknya dia akan sering melampaui target penjualan. Mulutnya ialah senjatanya. Kuat ngomong.

Terakhir, dalam Tim Unlimited Insights & Co
Ada Yugo Binowo. Dimana ada Umam maka disitu ada Yugo. Mereka sudah sangat dekat sekali. Setidaknya dibandingkan Umam, dia memiliki pengalaman positif dalam hubungan asmara walau ujungnya pun tetap negatif. Satu hal yang saya kaget, ketika kami 1 project Dewan Guru Besar UI, ternyata dia mengajak nonton-makan salah 1 anggota tim yang berasal dari FIB UI. Hasilnya? Nihil :D

|| Kesalahan Saya ||
Skak mat!
Memang untuk urusan yang berhubungan dengan makhluk bernama wanita, merekalah jagonya. Dari mulai cara berkomunikasi, menjaga rasa, hingga menaklukan hati pasti mereka memiliki banyak pengalaman. Setidaknya salah 2 dari mereka sudah memiliki hak paten, Hahaha… Sedangkan 2 sisanya hanyalah menikmati pelecehan verbal percintaan terhadap saya. Sial. Semuanya bermula ketika negara api menyerang, #halah.

Pertemuan diantara kami ber-5 dilakukan lagi sekembalinya saya dari Malaysia mengikuti 1 kegiatan kepemudaan tingkat regional. Saat bertemu Pak Harryadin di kantornya, entah angin apa yang menerjang kantor, secara tiba-tiba beliau bertanya “jadi bagaimana Singgih? ada teman perempuan Malaysia yang nyangkut gak?”. Dan seketika semuanya hening, pandangan mata menjadi gelap, hidung kembali tersendat, & mulut tercekat. Sialnya beliau bertanya seperti itu dengan cukup lantang yang membuat 3 serigala kantor cekikikan.

Flashback. Untuk urusan perasaan, segalanya terasa saya reset kembali setelah mengalami beberapa pengalaman yang menempatkan saya berada dalam posisi subject aktif pelaku kejahatan dan dalam perspektif tertentu dapat dikataan menyakiti perasaan kaum hawa. Saya tidak bisa membenarkan maupun mengelak. Dalam kondisi tertentu seharusnya ada hal-hal yang harus kita dengar dari kedua belah pihak agar tidak terjadi kesalahpahaman. Sehingga dalam kondisi ini, saya linglung.

Terkait di Malaysia, nampaknya saya yang bodoh atau lugu karena tidak merespon beberapa perhatian tertentu dari teman-teman perempuan Malaysia. Saya pun merasa juga bahwa kami berkawan - bertukar pikiran antar 2 rumpun saja. Tidak lebih. Ketika mendengar pemaparan tersebut, beliau dan teman-teman di ruang kantor hanya berkata “yaaaahhh… sudah diduga.” Namun ada hal yang membangkitkan rasa keingintahuan mereka ketika saya bertanya sesuatu mengenai cara berkomunikasi dengan perempuan.

Semuanya diawali ketika secara terbuka saya mengatakan sedang ada komunikasi dengan anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Entah bagaimana bisa berkomunikasi dalam beberapa waktu melalui social media. Saya add dia dan dia bertanya mengenai beberapa hal di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI). Toh dia juga merupakan almamater SMA dari daerah yang cukup terkenal juga di FEUI sebab banyak kakak angkatan dia yang menjadi “pemain kunci” & “pemain di belakang layar” pada setiap kegiatan penting akademik-sosial-politik kampus di lingkungan FEUI.

|| 2015 - Februari - 1 || Shinobi

Pk 07.25, 1 Februari 2015
Shinobi






Akhirnya setelah menunda selama 2 tahun, kembali menonton Naruto Shippuden di saat teman-teman yang lain (mungkin) sudah khatam. Episode ini merupakan gambaran atau memori masa lalu dari Hatake Kakashi. 1 kata yang bisa saya ungkapkan. Kegelapan.

Begitu banyak rahasia yang terungkap pada episode 351 - 361 dimana kegelapan yang menyelimuti Kakashi membuatnya terpilih masuk ke dalam organisasi paling pekat di Desa Konoha yaitu “Ne” (dibawah otoritas langsung Danzo) walau kemudian di keluarkan oleh Hiruzen untuk masuk menjadi organisasi elit “ANBU” (dibawah otoritas Hiruzen Sarutobi).

|| 2014 - Oktober - 17 || Beban Berat -dalam Diam, Doa, Nestapa-

Pk 14.58, 17 Oktober 2014
Beban Berat






|| Dalam Diam ||
Hari ini, detik ini, sedang di Perpustakaan Pusat UI, di belakang ruang Mac. Bukan dalam rangka membunuh waktu, namun memang sedang ingin mengerjakan beberapa amanah saja. Beberapa hari ini mendapatkan pukulan telak untuk beberapa rencana hidup. Rencana yang mungkin akan membuat aku terus menjauh darinya. Semua yang pernah ditargetkan untuk mendapatkan ini pada tahun ke-ini sepertinya berantakan, memperoleh itu pada tahun ke-itu nampaknya sirna. Target bidang pekerjaan, jenis perusahaan, target waktu nikah yang direncanakan 2 tahun setelah lulus kuliah seakan semua menjauh. Tragedi yang bermula dari tahun ke-2 kuliah di FEUI.

|| 2014 - Juni - 24 || Azimil Gani Alam, Korea Selatan, & (M)impi(an)

Pk 09.49, 24 Juni 2014
Aga, Korea, & Impian






Akhir akhir ini gue berhasil dipaksa untuk bekerja diluar kebiasaan para pekerja formal lainnya, beberapa amanah yang sedang gue kerjakan itulah yang menjadi penyebabnya. Jika pekerja formal (yang sering kita tahu) memulai kehidupan duniawi sedari Pk 05.00 - 20.00 maka gue memulai kehidupan bawah tanah gue dari Pk 11.00 - 23.59. Jika dilihat sepintas mungkin waktu kerja gue lebih minim dibandingkan para pekerja berdasi biru namun waktu tersebut sebenarnya menjebak gue dengan kelelahan fisik & mental yang berbeda. Seperti semalam, baru bisa bernafas lega sampai kosan Pk 01.00 setelah dari warnet menyelesaikan beberapa masalah yang muncul saat menjalankan kuesioner dari website penyedia responden (namanya www.mturk.com jika kalian tahu). Mungkin karena rasa lelah yang cukup hebat sehingga semalam mendapat mimpi yang cukup membuat gue bahagia.



|| Azimil Gani Alam ||
Gue kenal sosok ini karena keputusan politik sebenarnya. Dijodohkan oleh ideologi yang serupa akhirnya menjebloskan kami ke dalam satu entitas yang sama. Sosmas BEM UI 2011. Walaupun lebih banyak teledornya dibanding kedodolannya (ga ada yang bener kan?Hahaha) Aga adalah orang yang (menurut gue) asyik & tulus dalam berteman. kejadian politik di Pemira BEM UI 2011 bukanlah penyebab utama walaupun menjadi sumbu kerekatan kami. Posisi yang dipegang olehnya memang menjadi jurang dalam komunikasi kami. Gue yang menjadi supervisor & bertanggung jawab terhadap beberapa project di Sosmas BEM UI 2011 sempat iri dengan tanggung jawabnya yang segitu aja (Hahaha... bentar lagi gue disemprot Aga nih). Dibanding dengan Tika (Deputi Internal Sosmas BEM UI 2011), Aga lebih hati-hati dalam menjalin pertemanan walau kadang rasanya mau gue keplak kepalanya, Hahaha... Belum dikeplak aja ingatannya pernah hilang karena kecelakaan motor di bulan September 2011 kalau tidak salah. Sejujurnya walau sepasukan Sosmas BEM UI 2011 berkunjung ke rumahnya & bahkan disambut sangat ramah oleh ibunya, namun tetap saja gue ngerasa ga enak hati karena bukannya semangatin dia yang lagi amnesia malah Si Aga digodain ama seluruh rangers, Hahaha, dengan bilang “...udeh Ga, ini kan diantara kita, ga ada kamera pula, buru deh sadar...” Si Opung Abay lah yang juga jadi kompornya.

|| 2014 - Mei - 3 || Bingung

Pk 08.35, 3 Mei 2014
Bingung






|| ..... ||

Hingga pada titik ini... Semakin dekat, semakin berusaha, semakin kuat keinginan yang ingin saya ciptakan maka hanya membuat saya (serasa) semakin menjauh dari realita yang sebenarnya. Terus-menerus mencari jawaban dari pertanyaan (yang sudah dulu ada) hingga pada satu titik hanya membuat saya berpikir bahwa segalanya (serasa) berjalan sekedar untuk mencari pembenaran.

Mungkin saya terlalu naif (?) untuk melihat kebenaran (?)
Mungkin saya terlalu takut (?) untuk membentuk masa depan (?)
Atau mungkin saya yang terlalu sederhana memandang banyak hal (?)

|| 2014 - Mei - 3 || Bengong

Pk 08.35, 3 Mei 2014
Bengong






|| ..... ..... ..... ||
Akhir-akhir ini gue merasa bukan menjadi diri gue yang seperti dulu

Seorang Singgih Setiadi yang berada di tahun ke-2, tahun ke-3, tahun ke-4, hingga tahun ke-5. Seorang Singgih yang ceroboh tapi tegas untuk bersikap, seorang Singgih yang selalu membuat keputusan mengagetkan tapi execute! execute! execute! Ini selalu saja menempel dalam diri gue walau seringkali ngebuat risih rekan perempuan gue. Tapi buat gue no big deal, terpenting apa yang direncanakan harus tercapai, apa yang direncanakan ya slow aja sih jika ga sempurna banget, yang penting take action dulu.



|| ..... ..... ||
Akhir-akhir ini gue seringkali bengong
Terkadang keinginan untuk bernostalgia dengan masa lalu datang di saat-saat ini, masa lalu yang seperti tanpa beban, masa lalu yang penuh dengan kekerabatan, bukan masa-masa yang penuh kecurigaan, persaingan bukan jadi tujuan tapi sebagai alat untuk berbuat melebihi ekspektasi yang diperkirakan oleh rekan.

|| 2014 - April - 10 || Lari dari Masa Lalu Tertinggal

Pk 09.30, 10 April 2014
Lari dari Masa Lalu Tertinggal






|| Lari, Lari & Lari ||
Alhamdulillah gue mencoba mulai tegas terhadap agenda yang selama ini gue susun, untuk membuat hidup lebih teratur, membuat hidup berjalan lebih terencana. Shubuh ini lagi-lagi gue berhasil shalat berjamaah di masjid, berjamaah bersama makhluk astral karena gue tiba di masjid pk 05.30, enggaklah, bercanda.. Ga lucu? Iya, gue juga ngerasa begitu. Menuju program Sustainable Mining Booth Camp IV yang diselenggarakan oleh Newmont Nusa Tenggara menuntut gue untuk hidup lebih sehat, gue udah lupa dimana letak paru-paru gue, pas gue pegang otak gue rasanya ada yang berdetak, semoga jantung gue ga berpindah.

Alhamdulillah pagi ini gue berhasil melanjutkan kegiatan olahraga gue, senam jempol disertai goyang cesar dengan dipandung Vicky Burky, enggaklah, bercanda.. Ga lucu? Awas gue jambak. Hari selasa sore lalu secara perdana dengan dilepas Wakil Rektor Kutek gue berhasil lari 1x bolak-balik jalur Kutek-Asrama UI, push-up sebanyak 5x, sit-up sebanyak 20x, dan lompat tali sebanyak 300x. Sebagai anak tentara gue malu dengan hasil ini. Aku kotor! Lalu pagi ini gue berhasil menambah kapasitas ketahanan otot gue menjadi 1x bolak-balik jalur Kutek-Asrama UI, push-up sebanyak 20x, sit-up sebanyak 20x, dan lompat tali sebanyak 400x dengan sebelumnya memasukkan sebagian arwah Ade Rai ke dalam tubuh gue yang penuh dengan keringat orang ini. Aku kotor!

|| 2014 - April - 6 || dari Planet Holywood hingga Sudut Tebet

Pk 20.30, 6 April 2014
dari Planet Holywood hingga Sudut Tebet






Hari minggu ini adalah hari kemerdekaan dari segala kepenatan, berkumpul bersama teman-teman SMA, hang-out, melarikan diri dari segala beban adalah hal sudah jarang gue lakukan semenjak mengerjakan skripsi, bahkan disaat yudisium FEUI dan wisuda UI pun harus mengerjakan pekerjaan dari Tranparency International Indonesia supaya pas dateng Balairung ga pakai pakaian daur ulang.

Mungkin kata-kata hang-out lebih suka gue tinggalkan, lebih enak pakai kata silaturahim, atau lebih tepatnya cela-cela-an. Tersebutlah nama Rahmad Gunawan, Prasidya Ilvan Yahdi, Muhammad Fajar, & Rezfandhanny. Mereka adalah orang yang jarang banget gue temui, terakhir ketemu Fajar lagi mergokin dia didepan makam Mbah Priok, entah apa yang diperbuatnya. Walau sejujurnya ketiadaan Yazid, Tegar, & Ridha cukup memengaruhi daya ledak silaturahim kami tapi tak apa, ini saat yang tepat untuk berkumpul bagi lulusan pondok pesantren Abu Bakar Ba’asyir.

|| 2014 - Maret - 15 || Apa Yang Dikatakan Tan Malaka & Dilakukan Flohope Indonesia


Pk 20.30, 15 Maret 2014
Apa Yang Dikatakan Tan Malaka & Dilakukan Flohope Indonesia






“Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah menganggap dirinya terlalu tinggi & pintar
untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul
dan hanya memilki cita-cita yang sederhana,
maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali!
-Tan Malaka-



|| Pk 09.00 - 12.00 ||
Pagi ini tanpa sadar gue udah menghabiskan 2 cangkir rinso hangat di teras rumah sambil membaca brosur servis AC minggu lalu, entah apa yang gue pikirkan selain dirinya #ahelah. Gue agak termangu memandang sederet piala dan piagam yang gue raih selama di FEUI, gue lihat dengan jeli, ternyata benar bahwasanya bukan nama gue yang tertera dalam penghargaan tersebut (lhoh?). Entah jin apa yang merasuki raga gue semalam hingga gue baru bangun saat Dhuha, ini sungguh memalukan buat gue, karena biasanya saat Shubuh gue sudah melangkah menuju surau samping rumah sembari merapal namanya #ahelah.

SMS hari Jumat lalu dari Melgit meminta gue untuk mengajarkan mata pelajaran Ekonomi untuk Paket C di PKBM, Desa Susukan. Jika naik motor dari Depok membutuhkan waktu sekitar 1 jam, sama halnya dengan naik KCL lalu dilanjutkan dengan naik angkot, berbeda rasanya jika naik motor bersama dirinya yang kalo nyasar pun berasa kaya lagi menuju negeri khayangan #ahelah.

|| 2014 - Februari - 14 || Keterpisahan

Pk 01.20, 14 Februari 2014
Keterpisahan






Semua orang serasa menjadi saling berdekatan
Membisikkan sesuatu yang menurut mereka benar
Selayaknya malaikat yang menyampaikan wahyu Tuhan

Beberapa orang mulai menjauhi
Berpikir antara hitam dan putih
Memandang menurut pandangan pribadi
Lalu pergi dengan segala tatapan ketidaksukaan

Bahkan Tuhan serasa menjadi nomor dua
Bahwa tiada yang lebih memahami cinta dibanding dia, atau mereka

|| 2013 - November - 15 || Finally! Kesempatan Langka, Diskusi dengan HRBP

Pk 09.31, 15 November 2013
Finally! Kesempatan Langka, Diskusi dengan HRBP






Catatan awal
Sudah  lama rasanya gue enggak menulis sesuatu sebagai pelampiasan isi otak gue, tapi bukan berarti gue ga punya otak ketika gue ga menulis ya, hanya saja blogmu mengalihkan duniaku #huye, bukan.. bukan hanya itu.. hanya saja raga & bathin gue sangat tersita dengan pekerjaan di Alstom hingga permasalahan yang menimpa Flohope Indonesia. Otak gue yang berdiameter semangka sekarang tinggal sebiji salak karena jarang membaca, membaca apapun, dari majalah Bobo hingga majalah Gadis *lepasin stocking*



|| Posisi di Alstom ||
User gue adalah Country HR Director Alstom Indonesia dimana disaat bulan pertama gue sangat girang mengetahui hal ini dikarenakan gue akan tahu berapa take home pay beliau per bulan #huye, bukan.. bukan hanya itu.. namun gue berharap ada kisah yang dibagi dan cerita yang terselip tentang kehidupan kampus beliau, tentang perjalanan karier beliau, atau tentang bekerja di perusahaan asing sehingga beliau bisa berkeliling dunia dari Italia hingga Perancis, dari Jepang hingga pedalaman Solok. Umur beliau pun sekarang kisaran 42-43 tahun.

Man! Sayang banget deh kalo lw mengabdi di perusahaan asing tapi hanya ngerjain sesuatu yang bersifat hardskill.

Tapi yang gue dapet hanya :
Pk 08.00 - 12.00          beliau masuk ruangan, menutup ruangan, teleconference
Pk 13.00 - 15.00          beliau masuk ruangan, menutup ruangan, meeting
Pk 15.30 - 17.00          beliau masuk ruangan, menutup ruangan, membuat laporan

|| 2013 - Oktober - 27 || Terima Kasih Mata Kuliah Pengambilan Keputusan Manajerial

Pk 16.27, 27 Oktober 2013
Terima Kasih Mata Kuliah Pengambilan Keputusan Manajerial






|| Kemewahan Yang Jarang ||
Entah ini dialami oleh orang lain juga atau tidak, yang pasti ketika gue menjerumuskan diri ke dalam aktivitas kemahasiswaa yang sangat padat semenjak semester 1 hingga 9 maka gue pun sudah memvoniskan diri bahwasanya berkumpul bersama keluarga (Ayah, Ibu, Abang, & Adik) adalah jenis kegiatan yang mewah atau kebutuhan tersier. Terutama ketika gue semakin menjauhkan diri secara geografis dengan menjalani hidup di kosan.

Jadi aktivitas seperti main golf bareng ayah #keselektanjidor 
Atau kegiatan menicure-pedicure sama ibu #keselekbedak 
Dan menonton bareng sama abang-adik itu sangat amat jarang terjadi sedari semester 1-9

|| 2013 - September - 17 || Lagu Yang Cocok Buat Perpisahan Beasiswa Luar Negeri

Pk 12.07, 17 September 2013
Lagu Yang Cocok Buat Perpisahan Beasiswa Luar Negeri






|| Range Waktu Pelaksanaan UI Mengajar Batch 1, Januari 2012 ||
Gue inget banget, saat awal 2012, si terkiplak atau mercodot atau yang bernama lengkap Muhammad Adi Nugroho atau biasa dipanggil dengan Ijonk menyanyi di basecamp panitia UI Mengajar, nada agak asing (tapi enak) di telinga orang romantis kaya gue *nyisir rambut*
Ijonk    : soo kiisss mee on a jet planeee
Gue      : Jonk! Itu beneran liriknya kaya begitu?
Nah, poinnya adalah sejatinya gue juga ga tahu lirik lagu aslinya, Hahaha... tapi di depan orang yang terpilih sebagai Wakil Ketua BEM UI 2011 dengan penuh kontroversial dan sudah sering membanjiri hati para akhwat dengan kekecewaan mendalam maka sudah sejatinya kita harus belaga sok tahu dulu di depan dia, eh malah si Ijonk juga ngotot
Ijonk    : lah, emang beneran kan Gih, emang itu liriknye. Soo kiisss mee on a jeet plaaneee
Gue      : oh begitu ye dot? Ah, kayanye enggak ko dot, masa liriknya ga sinkron gitu
Ijonk    : lah emang gitu lagu Inggris, soo kiiiss meee on a jet plaaaneee